Barru – Pemerintah Kabupaten Barru mulai mematangkan persiapan pelepasan dan pemberangkatan jamaah haji tahun 2026. Hal ini ditandai dengan rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Jamaluddin, didampingi Kepala Bagian Kesra, di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Kamis (30/04/2026).
Rapat tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Kementerian Agama/Bimbingan Haji, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Polres Barru, serta jajaran Bagian Kesra.
Dalam arahannya, Asisten Pemerintahan dan Kesra mengungkapkan bahwa jamaah haji Kabupaten Barru tahun ini terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter). Kloter 26 terdiri dari 5 orang calon jamaah haji yang akan diberangkatkan lebih awal dan dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 6 Mei 2026 pukul 19.00 WITA.
“Kelima jamaah ini akan diberangkatkan menggunakan satu unit kendaraan sebagai bagian dari skema pemberangkatan yang lebih sederhana,” ujarnya.
Sementara itu, Kloter 37 menjadi rombongan utama dengan jumlah 159 orang calon jamaah haji. Pemberangkatan dijadwalkan berlangsung pada 17 Mei 2026, dengan titik pelepasan di Rumah Jabatan Bupati Barru. Seluruh persiapan, termasuk pengaturan waktu, kesiapan lokasi, hingga mobilisasi jamaah menuju asrama haji, tengah dimatangkan.
Asisten Kesra menegaskan pentingnya kesiapan lintas sektor guna memastikan proses berjalan lancar. Ia menyoroti sejumlah aspek krusial seperti pengamanan, layanan kesehatan, serta pengaturan transportasi.
Selain itu, evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya juga menjadi perhatian, khususnya terkait penataan parkir, keamanan barang jamaah, serta ketertiban saat prosesi pelepasan.
Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa tidak akan ada lagi prosesi seremonial penerimaan jamaah di asrama haji. Hal ini disebabkan padatnya tahapan pemeriksaan dan persiapan yang kini terpusat di embarkasi Makassar.
“Seluruh proses kini difokuskan di embarkasi, sehingga kita harus memastikan jamaah benar-benar siap, baik secara fisik maupun administrasi sebelum diberangkatkan,” jelasnya.
Rapat ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Barru tahun 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. Pemerintah daerah pun menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan ibadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” tutupnya.
