Bupati Barru Terima Audiensi Balai Litbang Agama Makassar, Bahas Pengukuran Indeks Sosial-Keagamaan


Barru-Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menerima kunjungan audiensi dari Tim Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar di Ruang Kerja Bupati Barru, Selasa (24/02/2026). Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan pengukuran indeks berbasis sosial-keagamaan di Kabupaten Barru.


Dalam audiensi tersebut, Bupati didampingi Kabag Kesra Sarmiati Baharuddin, S.H., M.Pd., serta perwakilan Kabag Pembangunan Setda Barru Gunawan Wibisono, S.Kom. Pengukuran indeks ini bertujuan memetakan kondisi moderasi beragama, potensi kerawanan sosial, serta penguatan pembangunan karakter masyarakat.


Hadir langsung Kepala Balai Litbang Agama Makassar H. Muis Riadi, bersama Ketua Program Indeks Asnandar Abu Bakar, serta tim peneliti H. Faisal dan Irwan. Dalam pemaparannya, Muis Riadi menjelaskan bahwa pengukuran indeks akan dilakukan secara sistematis melalui metode survei dengan melibatkan enumerator di tingkat desa.


“Indeks ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi instrumen analitik untuk membaca potensi, mendeteksi dini kemungkinan konflik sosial, serta menjadi dasar penyusunan program strategis pemerintah daerah,” jelasnya.


Ia menambahkan, hasil survei nantinya akan dipaparkan melalui ekspos awal dan ekspos akhir dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan maupun program pembangunan yang tepat sasaran.


Sementara itu, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan pentingnya penguatan moderasi beragama sebagai fondasi pembangunan daerah, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda.


“Kita berbicara tentang generasi emas. Dasar pembentukan karakter dan mental spiritual anak-anak harus diperkuat sejak dini. Jika pondasinya kuat, maka ke depan mereka akan tumbuh dengan nilai moral dan kebangsaan yang baik,” ujar Bupati.


Menurutnya, pendekatan moderasi beragama harus diimplementasikan secara kontekstual melalui pendidikan, kurikulum berbasis nilai, serta kolaborasi lintas sektor. Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berkarakter.


Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Barru dan Balai Litbang Agama Makassar dalam mendukung penguatan moderasi beragama, stabilitas sosial, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Barru.

Previous Post Next Post