Barru – Satu tahun memimpin Kabupaten Barru, duet Bupati Andi Ina Kartika Sari dan Wakil Bupati Abustan A. Bintang menunjukkan bahwa kerja kolaboratif mampu menghadirkan perubahan nyata. Bersama DPRD, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat, berbagai program prioritas berhasil dijalankan dan mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.
Pemerintah Kabupaten Barru mencatat sedikitnya 13 capaian nyata pada tahun pertama kepemimpinan ini—mulai dari penguatan infrastruktur, peningkatan produksi pangan dan perikanan, hingga pembangunan manusia melalui program sosial dan pendidikan.
Jalan Terbangun, Produksi Meningkat
Di sektor infrastruktur, pembangunan jalan sepanjang 15 kilometer telah membuka akses dan memperlancar mobilitas masyarakat. Dampaknya ikut mendorong sektor pertanian, dengan produksi padi naik 21,81 persen atau mencapai 139.484 ton GKG.
Sektor kelautan juga menunjukkan kinerja positif. Produksi perikanan melampaui target hingga 27.410,47 ton, menandakan aktivitas ekonomi pesisir semakin bergeliat.
Upaya ini diperkuat dengan dukungan Dana Inpres Jalan sebesar Rp50 miliar untuk percepatan pembangunan.
Pemerintah daerah terus mendorong ekonomi berbasis masyarakat. Salah satunya melalui pelantikan pengurus Koperasi Merah Putih di 55 desa dan kelurahan sebagai penggerak UMKM dan akses permodalan warga.
Khusus wilayah pesisir, Pemkab Barru juga menghadirkan Program Kampung Nelayan Merah Putih untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan sekaligus menata kawasan pesisir agar lebih produktif.
Di sisi lain, Barru berhasil mengoptimalkan dana transfer pusat lebih dari Rp700 miliar untuk mendukung pembangunan daerah.
Kemiskinan dan Pengangguran Menurun
Kerja bersama lintas sektor mulai menunjukkan hasil pada indikator kesejahteraan. Angka kemiskinan turun dari 8,31 persen menjadi 8,00 persen, sementara tingkat pengangguran menurun dari 6,42 persen menjadi 5,07 persen pada Semester I 2025.
Sekolah Rakyat, Akses Pendidikan Diperluas
Sebagai investasi jangka panjang, Pemkab Barru meluncurkan Program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.Program ini diharapkan menjadi fondasi penguatan kualitas sumber daya manusia Barru di masa depan.
Dari sisi layanan, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) meningkat menjadi 86,31 (kategori Baik). Peningkatan ini diperkuat implementasi Universal Health Coverage (UHC) yang memperluas jaminan kesehatan warga.
Dalam tata kelola pemerintahan, Barru juga mencatat prestasi dengan peringkat ke-4 di Sulawesi Selatan pada Survei Penilaian Integritas KPK dengan nilai 76 persen.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama.
“Ini bukan kerja pemerintah semata, tetapi kerja bersama DPRD, Forkopimda, dan masyarakat Barru. Dengan kebersamaan, kita optimistis Barru akan terus bergerak maju,” ujarnya.
Dengan fondasi yang semakin kuat, kepemimpinan Andi Ina–Abustan berkomitmen menjaga momentum pembangunan demi mewujudkan Barru yang maju, berkeadilan, dan semakin sejahtera.
