Wabup Barru Ajak Satukan Langkah, Wujudkan RKPD 2027 yang Berdampak bagi Masyarakat


Barru – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A.Bintang, M.Si., membuka secara resmi Forum Perangkat Daerah Kabupaten Barru dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Lantai 2 Kantor Bappelitbangda Barru, Kamis (12/02/2026).


Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa RKPD bukan sekadar dokumen administratif tahunan. RKPD adalah penjabaran langsung dari RPJMD sekaligus menjadi dasar penyusunan KUA-PPAS dan APBD. Artinya, kualitas RKPD akan sangat menentukan kualitas pelaksanaan pembangunan daerah.


“Forum ini jangan dimaknai sebagai kegiatan rutin semata. Di sinilah kita memastikan bahwa setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan tidak sekadar menghabiskan anggaran,” tegasnya.


Ia menjelaskan, penyusunan RKPD Tahun 2027 harus berpegang pada lima prinsip utama. Pertama, keselarasan perencanaan. Seluruh program dan kegiatan perangkat daerah harus sejalan dengan visi-misi kepala daerah, mendukung prioritas nasional dan provinsi, serta sesuai dengan tema pembangunan tahun berjalan.


Kedua, perencanaan berbasis data. Wakil Bupati mengingatkan agar setiap usulan program didasarkan pada data makro daerah, indikator kinerja, hasil evaluasi capaian sebelumnya, serta isu-isu strategis yang berkembang. Target yang ditetapkan pun harus jelas, terukur, dan realistis.


Ketiga, keterpaduan program dan anggaran. Ia meminta agar setiap perangkat daerah memastikan keterkaitan yang kuat antara tujuan, sasaran, indikator, lokasi kegiatan, hingga kebutuhan pendanaan. Hal ini penting untuk menghindari tumpang tindih program dan pemborosan anggaran.


Keempat, fokus pada program prioritas yang berdampak langsung. Dengan keterbatasan fiskal daerah, pemerintah harus lebih selektif dan mengutamakan program yang benar-benar memberikan manfaat signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas layanan publik.

Kelima, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah. Banyak persoalan pembangunan bersifat multidimensi, sehingga memerlukan kerja kolaboratif dan integrasi program antar sektor.


Wakil Bupati berharap forum ini menjadi ruang diskusi yang aktif, terbuka, dan konstruktif. Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin terhadap tahapan dan jadwal perencanaan agar seluruh dokumen dapat diselesaikan tepat waktu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


“Semoga melalui forum ini kita mampu menghasilkan RKPD yang berkualitas, akuntabel, dan benar-benar mampu menjawab tantangan pembangunan Barru ke depan,” pungkasnya.


Kegiatan ini dihadiri Kepala Bappelitbangda, para Kepala Perangkat Daerah, Asisten Administrasi Pembangunan Setda Barrj, para Camat, serta Tim Delegasi Kecamatan se-Kabupaten Barru. Acara ditutup dengan penandatanganan Berita Acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam penyusunan RKPD Tahun 2027.

أحدث أقدم