Makassar – Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sulawesi Selatan periode Januari 2026 yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (13/2/2026)
Mengusung tema “Upaya Stabilisasi Harga Menjelang Momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) guna Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Selatan” dan menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi kebijakan antara TPID dan TP2DD Provinsi bersama seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman selaku Ketua Harian TPID dan TP2DD Provinsi Sulsel, para Bupati/Wali Kota, unsur Forkopimda, serta pimpinan OPD lingkup Provinsi Sulsel.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, dalam sambutannya menegaskan bahwa HLM merupakan forum tingkat tinggi yang berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi forum strategis untuk menjaga stabilitas harga, daya beli masyarakat, serta ketahanan ekonomi daerah,” ujar Wagub.
Ia juga menekankan bahwa pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak, bukan hanya pemerintah daerah semata, serta mengapresiasi kinerja TPID yang selama ini aktif menjaga kestabilan harga di wilayah masing-masing.
Kehadiran Wakil Bupati Abustan pada forum ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah Kabupaten Barru untuk terus bersinergi dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Penerapan transaksi digital dalam tata kelola pemerintahan merupakan langkah nyata dalam mewujudkan sistem yang modern, transparan, dan akuntabel. Melalui kolaborasi yang kuat antara TPID dan TP2DD, diharapkan upaya pengendalian inflasi semakin efektif, khususnya menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional.
Hasil pertemuan ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret dan berkelanjutan yang dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
