Musrenbang RKPD 2027: Wabup Abustan Tekankan Penuntasan Janji Politik dan Transformasi Ekonomi Produktif


Barru — Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dan optimisme dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, saat memberikan arahan pada Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2027 Kabupaten Barru, Lantai 6 MPP Kantor Bupati Barru, Selasa (31/3/2026).

 

Dengan semangat kebersamaan, Wabup menegaskan bahwa momentum Musrenbang menjadi ruang strategis untuk memastikan seluruh program pembangunan, termasuk janji politik kepala daerah, terakomodasi secara terarah dalam dokumen perencanaan dan penganggaran.

 

“Janji politik harus hadir dalam RKPD dan dianggarkan, tentu setelah pemenuhan standar pelayanan minimum. Ini bagian dari komitmen kami kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Lebih jauh, Wabup juga mengungkapkan langkah strategis yang telah dilakukan pemerintah daerah melalui pengetatan anggaran pada tahun 2025. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami pemangkasan anggaran hingga minimal 50 persen sebagai bentuk efisiensi untuk mendukung program prioritas.

 

“Anggaran kita perketat, kita fokuskan. Dari situ kita bisa membiayai pembangunan, termasuk penanganan 11 ruas jalan dan persiapan kawasan strategis,” jelasnya.

 

Dalam arahannya, ia juga menekankan pentingnya membangun citra positif daerah sebagai bagian dari upaya menarik investasi. Menurutnya, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan untuk memperkuat kepercayaan dan daya saing daerah.

 

“Mari kita tampilkan hal-hal baik tentang Barru. Ketika citra positif terbangun, kepercayaan investor juga akan ikut tumbuh,” ungkapnya.

 

Wabup turut menyoroti berbagai potensi daerah yang terus didorong, mulai dari pengembangan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, hingga optimalisasi sumber daya kehutanan melalui program perhutanan sosial.

 

Salah satu langkah strategis yang tengah dijalankan adalah pengembangan kopi robusta sebagai komoditas unggulan baru, dengan target penanaman 1.000 hektare pada tahun ini dan hingga 5.000 hektare selama masa jabatan.

 

“Ini peluang besar. Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tapi menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

 

Selain itu, Pemkab Barru juga menghadirkan inovasi melalui program Ekonomi Berkecukupan, yang dirancang untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui paket usaha produktif yang lengkap dengan pendampingan.

 

“Program ini kita siapkan agar masyarakat bisa mandiri dan memiliki penghasilan harian. Ini bentuk keberpihakan kita pada ekonomi produktif,” katanya.

 

Tak hanya itu, Wabup juga mendorong penguatan sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan BUMN, BUMD, perbankan, dan pihak swasta dalam mendukung pembangunan melalui berbagai skema pembiayaan, termasuk CSR dan kemitraan usaha.

 

Ia mencontohkan program Barru Breeding Center (BBC) sebagai model kolaborasi yang mempertemukan investor dengan peternak lokal, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat.

 

Wabup juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang menunjukkan tren positif. Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Barru berhasil ditekan dari 6,42 persen menjadi 5,07 persen, bahkan menjadi salah satu daerah dengan penurunan tertinggi di Sulawesi Selatan.

 

Capaian tersebut didukung oleh berbagai program strategis yang menyerap tenaga kerja lokal, di antaranya program Sekolah Rakyat yang melibatkan sekitar 368 tenaga kerja, SPPG MBG yang tersebar di 16 titik dengan total sekitar 1.000 tenaga kerja, serta Koperasi Merah Putih yang telah menyerap sekitar 400 tenaga kerja.

 

Selain itu, lanjutnya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah pesisir juga turut menyerap tenaga kerja lokal secara signifikan, sementara sektor pertanian dan perkebunan menunjukkan perkembangan dengan ratusan hektare lahan yang kini aktif dikelola masyarakat.

 

“Alhamdulillah, ini hasil kerja bersama. Program-program ini bukan hanya berjalan, tapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Menutup arahannya, Wabup turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ikhtiar dengan doa bersama demi kemajuan daerah, termasuk memohon keselamatan dan perlindungan bagi Kabupaten Barru.

 

“Kita tidak hanya bekerja dan berikhtiar, tapi juga memohon kepada Allah. Doakan Barru agar senantiasa diberi keselamatan, dijauhkan dari berbagai musibah, serta diberikan keberkahan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya,” pesannya.

 

Ia menegaskan, kekuatan doa yang dipanjatkan secara bersama akan menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan daerah.

 

“Kita bangun Barru dengan ikhtiar, kolaborasi, dan doa. Insyaallah Barru akan semakin maju, aman, dan sejahtera,” pungkasnya.

أحدث أقدم