Barru Satukan Tokoh dan Lintas Generasi di HUT ke-66, Perkuat Arah Kolaborasi Pembangunan


BARRU — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Barru dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (13/4/2026), tak sekadar seremoni. Momentum ini menjelma menjadi panggung strategis yang mempertemukan tokoh, pemimpin daerah, hingga figur lintas periode dalam satu ruang kolaborasi besar.

 

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman hadir langsung bersama Ketua TP PKK Sulsel, menegaskan dukungan terhadap keberlanjutan pembangunan Barru. Dari tingkat pusat, kehadiran anggota DPR RI Teguh Iswara Suardi dan Andi Muzakkir Akil memperkuat posisi Barru dalam jejaring kebijakan nasional.

 

Di level provinsi, Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo dan anggota DPRD Sulsel Hj Hasbiah Main turut hadir, bersama sejumlah unsur legislatif lainnya. Sementara dari jajaran kepala daerah, tampak kehadiran Walikota Makassar, Walikota Parepare, serta para wakil bupati dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan—menandakan kuatnya konektivitas antarwilayah.

 

Yang istimewa, peringatan ini juga menghadirkan para pemimpin Barru lintas periode, seperti Andi Muhammad Rum dan Suardi Saleh, serta mantan Wakil Bupati Andi Anwar Aksa. Kehadiran mereka menjadi simbol kesinambungan arah pembangunan dan warisan kepemimpinan yang tetap terjaga.

 

Dukungan juga mengalir dari diaspora Barru, unsur perbankan, BUMN, dan BUMD, hingga Forkopimda dan instansi vertikal. Mulai dari Kapolres, Kejari, TNI, hingga lembaga pengawasan seperti BPK dan BPKP, seluruhnya mempertegas komitmen bersama terhadap tata kelola pemerintahan yang kuat dan akuntabel.

 

Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan pemuka agama turut melengkapi barisan, memperlihatkan bahwa Barru bukan hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi oleh kekuatan kolektif seluruh elemen.

 

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan, kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti bahwa Barru kini menjadi ruang strategis silaturahmi dan kolaborasi lintas sektor serta lintas generasi.

 

“Barru hari ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi menjadi simpul kolaborasi besar yang menghubungkan pusat, provinsi, dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

 

HUT ke-66 ini pun menegaskan satu pesan kuat: Barru tidak berjalan sendiri. Dengan jejaring yang kian solid, arah pembangunan ke depan dipacu lebih cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Previous Post Next Post