Bupati Barru Turun Tangan! Sungai di Tanete Rilau Jadi “TPA Dadakan”, Instruksi Tegas: Harus Bersih Pekan Depan


BARRU — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., turun langsung meninjau kegiatan Rabu Bersih di Kelurahan Tanete, tepatnya di Lingkungan Bottoe, Kecamatan Tanete Rilau, Rabu (08/04/2026). Peninjauan ini mengungkap kondisi memprihatinkan, di mana aliran sungai dipenuhi tumpukan sampah dan diduga telah berubah fungsi menjadi tempat pembuangan akhir (TPA) oleh oknum masyarakat.

 

Melihat kondisi tersebut, Bupati menyampaikan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa persoalan sampah di wilayah itu tidak bisa lagi ditangani secara biasa. Ia menilai diperlukan langkah cepat, serius, dan terpadu agar kerusakan lingkungan tidak semakin meluas.

 

Di lokasi, Bupati Barru langsung mengeluarkan instruksi tegas kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU), Camat Tanete Rilau, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk segera melakukan pengerukan dan pembersihan sampah yang menumpuk di aliran sungai.

 

“Ini harus segera ditangani. Jangan sampai sungai berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah. Selain merusak lingkungan, ini juga berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir dan penyakit,” tegasnya.

 

Tak hanya itu, Bupati juga memberikan tenggat waktu yang jelas. Ia meminta agar penanganan sampah sudah menunjukkan hasil signifikan pada pelaksanaan Rabu Bersih pekan depan.

 

“Saya minta minggu depan sudah tertangani dengan baik. Ini menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat,” tambahnya.

 

Di sela peninjauan, Bupati turut menyempatkan diri mengunjungi salah satu kerabat di sekitar lokasi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kehadiran orang nomor satu di Barru ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak hanya hadir dalam program, tetapi juga dalam kehidupan sosial warganya.

 

Kegiatan Rabu Bersih sendiri merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam mendorong kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan permukiman dan aliran sungai. Pemerintah berharap, gerakan ini mampu memperkuat partisipasi masyarakat agar persoalan sampah tidak lagi menjadi ancaman bagi lingkungan dan kesehatan.

Previous Post Next Post