Barru - Pemerintah Kabupaten Barru terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2026 melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi yang digelar di Aula Dinas PMDPPKB Barru, Kamis (16/4/2026).
Rapat ini dipimpin Plh. Sekretaris Daerah Barru, Andi Syarifuddin, dan dihadiri unsur pemerintah daerah, jajaran Polres Barru, para camat, serta panitia Pilkades tingkat kabupaten hingga desa. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk menyamakan persepsi menjelang tahapan krusial Pilkades.
Dalam arahannya, Plh. Sekda Barru, Andi Syarifuddin menekankan pentingnya penyelenggaraan Pilkades yang tertib, aman, serta menjunjung tinggi asas transparansi dan netralitas.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mengawal seluruh proses Pilkades. Ia mengingatkan pentingnya menjalankan setiap tahapan sesuai aturan yang berlaku, sebagaimana arahan Bupati Barru.
“Kita ingin Pilkades ini berjalan dengan baik, aman, dan sesuai prosedur. Semua pihak harus bertanggung jawab mengawal proses ini sampai selesai,” tegasnya.
Sebelumnnya, Kepala Dinas PMDPPKB Barru, Herman Jaya, menjelaskan bahwa saat ini Pilkades telah memasuki tahap penetapan calon kepala desa dan pencabutan nomor urut. Tahapan ini akan dilaksanakan pada 18 April 2026, sehingga diperlukan kesiapan teknis yang matang dari seluruh pihak.
“Rapat ini kita lakukan agar semua pihak satu pemahaman, sehingga pelaksanaan di lapangan bisa berjalan tertib dan lancar,” ujarnya.
Dari sisi keamanan, Polres Barru menyatakan kesiapan penuh dalam menjaga situasi tetap kondusif. Kabag Ops Polres Barru, Kompol Andi Rahmat, menekankan pentingnya kerja sama semua pihak di lapangan.
“Kalau ada potensi gangguan, segera dilaporkan. Koordinasi yang baik akan sangat menentukan kelancaran Pilkades,” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Barru, AKP Adam SJ, mengimbau para bakal calon kepala desa dan pendukungnya untuk tidak melakukan konvoi atau mobilisasi massa saat kegiatan berlangsung. Ia juga menegaskan pembatasan jumlah pendamping maksimal lima orang untuk setiap calon.
Langkah ini dilakukan untuk menghindari potensi gesekan antar simpatisan, mengingat tahapan penetapan dan pencabutan nomor urut cukup rawan memicu dinamika di masyarakat.
Selain itu, panitia Pilkades juga diminta mendata posko pemenangan sebagai bagian dari persiapan pengamanan terpadu bersama aparat.
Melalui rapat ini, Pemkab Barru berharap seluruh tahapan Pilkades 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, dengan dukungan penuh dari semua pihak demi terciptanya suasana yang kondusif dan demokratis di tengah masyarakat.
