Koordinasi dan Advokasi Cek Kesehatan Gratis, Dinkes Barru Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor


Barru - Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Kesehatan menggelar Kegiatan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026 di D'Shining Hotel Takkalasi, Kabupaten Barru, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menyukseskan program prioritas nasional di bidang kesehatan yang berfokus pada deteksi dini faktor risiko dan penyakit tidak menular.


Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Barru, Dinas PMDPPKB Kabupaten Barru, Bapperida Kabupaten Barru, TP PKK Kabupaten Barru Pokja IV, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah XIII, para kepala bidang lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, seluruh Kepala Puskesmas, serta pengelola program Cek Kesehatan Gratis (CKG) se-Kabupaten Barru.


Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, Jaslin, S.KM., M.Kes mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barru.


Dalam sambutannya, Jaslin menegaskan bahwa Program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala serta mendeteksi dini berbagai faktor risiko dan penyakit, seperti hipertensi, diabetes melitus, kanker leher rahim, dan kanker payudara.


“Program ini tidak dapat berjalan sendiri oleh Dinas Kesehatan. Kunci keberhasilannya terletak pada kolaborasi lintas sektor. Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam menjangkau peserta didik di sekolah dan madrasah, sementara Puskesmas menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan skrining kesehatan,” ujarnya.


Ia menambahkan, pertemuan koordinasi dan advokasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan CKG di Kabupaten Barru.


Menurutnya, terdapat beberapa agenda strategis yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya validasi data Penyakit Tidak Menular (PTM), sinkronisasi jadwal skrining kesehatan agar tidak mengganggu proses belajar mengajar, serta penguatan peran masing-masing sektor dalam mendukung pelaksanaan program.


“Advokasi dari sektor pendidikan dan keagamaan, pelayanan dari Puskesmas, serta tindak lanjut oleh pengelola PTM harus berjalan seiring agar cakupan pemeriksaan kesehatan di Kabupaten Barru dapat maksimal dan tepat sasaran,” jelasnya.


Dalam sesi pemaparan materi, peserta mendapatkan informasi mengenai kebijakan dan petunjuk teknis terbaru pelaksanaan CKG Tahun 2026, sasaran program yang mencakup seluruh kelompok umur mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia, paket pemeriksaan kesehatan sesuai kelompok sasaran, serta strategi percepatan capaian program melalui penguatan advokasi lintas sektor.


Kegiatan ini juga menjadi forum diskusi bagi para peserta untuk menyampaikan berbagai tantangan dan kendala di lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah solusi guna meningkatkan cakupan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Kabupaten Barru.


Menutup sambutannya, Jaslin mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama dan komitmen dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.


“Dengan kerja sama lintas sektor yang kuat, kita optimistis pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Barru dapat berjalan lebih efektif, menjangkau lebih banyak masyarakat, serta mewujudkan masyarakat Barru yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas,” pungkasnya.

Previous Post Next Post