Alifandi Aska Tegaskan Komitmen DPRD Barru Hadirkan Perda Perlindungan Anak dan Dukung P4GN


Barru – Mewakili Ketua DPRD Kabupaten Barru, Wakil Ketua II DPRD Barru, Muhammad Alifandi Aska, S.Pd., menegaskan komitmen DPRD dalam memperkuat perlindungan generasi muda melalui dukungan regulasi dan penganggaran program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), termasuk penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Inisiatif tentang Perlindungan Anak.


Komitmen tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pada Sosialisasi Peran Forkopimda dalam Penanganan Narkoba, Pornografi, Kenakalan Remaja, dan Pencegahan Pernikahan Anak Menuju Generasi Emas Kabupaten Barru yang berlangsung di Lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru, Jumat (3/7/2026).


Dalam pemaparannya, Alifandi Aska mengingatkan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata yang mampu menghancurkan masa depan seseorang dalam waktu singkat. Dampaknya bukan hanya pada kesehatan, tetapi juga dapat merusak pendidikan, karier, keharmonisan keluarga, hingga berujung pada persoalan hukum.


Ia menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus mengambil peran aktif, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, hingga lingkungan sekitar.


"Kami mengajak para orang tua membangun komunikasi yang hangat dengan anak-anaknya, mengenal lingkungan pergaulan mereka, serta menjadi sahabat terbaik bagi putra-putrinya. Kepada para guru, teruslah menanamkan pendidikan karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai moral kepada peserta didik," ujarnya.


Khusus kepada para pelajar, Alifandi berpesan agar memiliki keberanian menolak narkoba dalam bentuk apa pun.


"Beranilah mengatakan tidak pada narkoba. Jangan pernah mencoba, karena rasa penasaran sesaat dapat menghancurkan masa depan yang telah kalian cita-citakan," tegasnya.


Selain persoalan narkoba, ia juga menyoroti meningkatnya berbagai bentuk kenakalan remaja yang dipengaruhi perkembangan teknologi dan media sosial, seperti perundungan, tawuran, balapan liar, penyebaran ujaran kebencian, hingga perilaku menyimpang akibat paparan konten negatif.


Karena itu, menurutnya, pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi muda yang berintegritas. Remaja perlu didorong aktif dalam kegiatan keagamaan, olahraga, seni, organisasi, dan aktivitas sosial sebagai ruang pengembangan diri yang positif.


Alifandi juga menekankan pentingnya mencegah pernikahan anak. Ia menjelaskan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua individu, tetapi membutuhkan kesiapan fisik, mental, emosional, pendidikan, dan ekonomi. Pernikahan pada usia yang belum matang berpotensi menyebabkan putus sekolah, meningkatnya risiko kesehatan ibu dan anak, kesulitan ekonomi keluarga, hingga tingginya angka perceraian.


Sebagai bentuk dukungan nyata, DPRD Kabupaten Barru saat ini tengah menyusun Ranperda Inisiatif tentang Perlindungan Anak yang ditargetkan dapat ditetapkan menjadi Perda pada tahun ini.


Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi landasan hukum yang kuat dalam menjamin pemenuhan hak-hak anak, melindungi mereka dari kekerasan, eksploitasi, penyalahgunaan narkoba, perundungan, serta berbagai ancaman yang menghambat tumbuh kembang anak.


"DPRD ingin memastikan perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama yang melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, dan seluruh elemen daerah," ungkapnya.


Ia menambahkan, melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, DPRD akan terus mendorong lahirnya kebijakan dan program yang berpihak pada perlindungan anak, pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas pendidikan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta pembinaan generasi muda.


Mengakhiri pemaparannya, Alifandi mengajak seluruh pelajar di Kabupaten Barru untuk menghormati orang tua dan guru, mengisi waktu dengan belajar, beribadah, berolahraga, serta mengembangkan bakat dan keterampilan.


"Jadilah generasi yang berintegritas, berprestasi, dan mampu membawa nama baik keluarga, daerah, dan bangsa. Jangan pernah menggadaikan masa depan hanya karena pergaulan yang salah atau keputusan yang tergesa-gesa," pesannya.

Previous Post Next Post