Bupati Barru Sambut 362 Mahasiswa KKN Tematik Unhas, Siap Dorong Inovasi Desa dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat


Barru – Semangat pengabdian dan kolaborasi mewarnai penyambutan 362 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kesehatan dan Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Tahun 2026 oleh Pemerintah Kabupaten Barru di Baruga Singkeru Adae, Rumah Jabatan Bupati Barru, Senin (6/7/2026). Momentum tersebut ditandai dengan pemasangan rompi KKN secara simbolis oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari didampingi Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang kepada perwakilan mahasiswa sebagai simbol dimulainya pengabdian di tengah masyarakat.


Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Hasanuddin yang kembali memilih Kabupaten Barru sebagai lokasi pelaksanaan KKN Tematik. Menurutnya, kehadiran mahasiswa bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan inovasi, memperkuat pembangunan desa, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.


Suasana penyambutan pun terasa hangat dan penuh keakraban. Sebagai alumni Universitas Hasanuddin, Andi Ina mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan almamaternya. Dengan penuh semangat, ia bahkan mengajak seluruh peserta menyanyikan Mars Universitas Hasanuddin, yang disambut antusias oleh ratusan mahasiswa hingga memenuhi ruangan dengan nuansa kebanggaan sebagai keluarga besar Unhas.


"Selamat datang anak-anakku di Kabupaten Barru. Saya merasa seperti kembali ke rumah sendiri, rumah besar almamater saya. Terima kasih kepada Universitas Hasanuddin yang terus mempercayakan Barru sebagai tempat pengabdian mahasiswa," ungkapnya.


Bupati menilai tema Kesehatan dan Inovasi Desa sangat sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Barru. Ia berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah menjadi solusi nyata bagi masyarakat sekaligus menghadirkan gagasan-gagasan kreatif yang memberi dampak berkelanjutan bagi desa.


"Di kampus kalian belajar teori, tetapi di desa kalian akan belajar kehidupan. Di sanalah kalian menguji ilmu, membangun empati, beradaptasi dengan masyarakat, sekaligus menghadirkan inovasi yang memberi manfaat bagi desa," tuturnya.


Lebih jauh, Andi Ina berharap keberadaan mahasiswa KKN mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Barru untuk berani bermimpi menempuh pendidikan tinggi. Ia mengajak seluruh mahasiswa memanfaatkan masa pengabdian sekitar 40 hari sebagai kesempatan berharga memahami kehidupan masyarakat desa sekaligus membangun karakter, kepedulian sosial, dan jiwa kepemimpinan.


"Saya ingin kehadiran kalian membangkitkan semangat anak-anak Barru untuk berani bermimpi. Tunjukkan kepada mereka bahwa pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan," pesannya.


Kepada seluruh camat, kepala desa, lurah, dan perangkat desa, Bupati meminta agar para mahasiswa diterima sebagai bagian dari keluarga serta diberikan dukungan penuh dalam melaksanakan program kerja. Ia juga menegaskan agar mahasiswa tidak dibebani pekerjaan di luar tujuan KKN sehingga dapat fokus mengabdi dan berkarya untuk masyarakat.


"Mereka datang untuk belajar, mengabdi, dan membawa inovasi, bukan untuk dijadikan tenaga kerja. Berikan ruang kepada mereka untuk berkarya, karena kehadiran mereka adalah investasi pengetahuan bagi desa," tegasnya.


Dalam bidang kesehatan, Bupati berharap mahasiswa menjadi pelopor edukasi masyarakat, mulai dari membudayakan pola hidup sehat hingga membantu mengatasi berbagai persoalan kesehatan di desa. Ia juga mengingatkan agar setiap tantangan selama berada di lokasi KKN dijadikan sebagai pelajaran hidup yang akan membentuk pribadi yang tangguh, peduli, dan penuh rasa syukur.


"Mungkin ada yang terbiasa dengan kenyamanan di rumah. Namun di desa kalian akan belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu diukur dari fasilitas. Masyarakat kita hidup sederhana, tetapi penuh rasa syukur. Itulah pelajaran hidup yang paling berharga dari KKN," ujarnya.


Sementara itu, Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Universitas Hasanuddin, Ir. Sahrianti Saad, S.Hut., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barru atas sambutan hangat dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN Tematik Gelombang 116 Tahun 2026.


Ia mengungkapkan, tahun ini Universitas Hasanuddin menerjunkan 5.262 mahasiswa KKN yang tersebar di 27 kabupaten/kota, 2 provinsi, dan 8 negara dengan mengusung 27 tema pengabdian. Khusus di Kabupaten Barru, sebanyak 362 mahasiswa ditempatkan di 7 kecamatan, 40 desa, dan 1 kelurahan, didampingi 20 dosen pembimbing lapangan.


Menurutnya, mahasiswa di Barru akan mengimplementasikan dua tema utama, yakni KKN Tematik Inovasi Desa yang berfokus pada pengembangan potensi lokal seperti pertanian, peternakan, pariwisata, dan sektor unggulan lainnya, serta KKN Tematik Kesehatan yang diarahkan untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi dan penguatan layanan kesehatan dasar.


Turut hadir Ketua PMI Kabupaten Barru, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Barru, pimpinan OPD, Ketua Koordinator KKN Angkatan 116 UNHAS Kabupaten Barru sekaligus Tim Akselerasi, drg. Israyani, SKG., Ph.D., Sp.PM., Subsp. Inf-Im (K), para camat, kepala puskesmas, kepala desa dan lurah lokasi KKN, para dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Tahun 2026.

أحدث أقدم