Barru - Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang meminta Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2026 tidak hanya menjadi agenda kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Menurut dia, turnamen tersebut harus mampu melahirkan pemain-pemain yang dapat mengangkat prestasi bola voli Kabupaten Barru di tingkat provinsi hingga nasional.
Pernyataan itu disampaikan Abustan saat mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari membuka Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2026 di Lapangan Ta' Kajuara, Kelurahan Sepee, Kecamatan Barru, Senin (20/7/2026). Turnamen itu diikuti 25 tim dari seluruh Kabupaten Barru dan dijadwalkan berlangsung hingga 5 Agustus 2026.
Pembukaan ditandai dengan penyerahan piala dan bola voli kepada panitia, kemudian dilanjutkan dengan servis pertama oleh Wakil Bupati sebagai tanda dimulainya pertandingan.
Dalam sambutannya, Abustan menyampaikan salam sekaligus permohonan maaf dari Bupati Barru yang tidak dapat hadir karena sedang menunaikan ibadah umrah. Ia mengatakan penyelenggaraan Bupati Cup merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan olahraga, khususnya cabang bola voli.
"Beliau menitipkan salam kepada seluruh peserta dan masyarakat. Semoga turnamen ini berjalan dengan baik, aman, tertib, serta mampu melahirkan atlet-atlet bola voli terbaik dari Kabupaten Barru," kata Abustan.
Ia juga menyambut kehadiran Sekretaris PBVSI Sulawesi Selatan, Hamkah Sanusi, yang dinilai menjadi dukungan bagi pengembangan olahraga bola voli di Barru. Pada kesempatan itu, Abustan turut memberikan apresiasi kepada Andi Anki Kusumawati Said atau Puang Angky, kakak Bupati Barru, yang pernah menjadi atlet voli Sulawesi Selatan dan mewakili daerah dalam berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Menurut Abustan, pengalaman Puang Angky dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Barru untuk menekuni olahraga dan meraih prestasi.
Namun demikian, ia mengakui prestasi tim bola voli Barru di tingkat provinsi masih belum memuaskan. Karena itu, PBVSI Barru diminta memanfaatkan Bupati Cup sebagai sarana evaluasi sekaligus penjaringan atlet potensial.
"Hampir di setiap kejuaraan bola voli tingkat provinsi, tim kita belum mampu bersaing secara maksimal. Karena itu, mulai sekarang kita harus melakukan pembinaan yang serius. Anak-anak yang memiliki postur dan bakat harus dilatih sejak dini, baik dari sisi fisik maupun teknik bermainnya," ujarnya.
Abustan juga mendorong pemerintah desa dan kelurahan untuk memberi perhatian lebih terhadap pengembangan olahraga melalui penyediaan sarana dan prasarana, pembinaan klub, serta dukungan anggaran bagi kegiatan kepemudaan dan olahraga.
Selain itu, ia mengusulkan agar penyelenggaraan Bupati Cup pada tahun-tahun mendatang digelar secara bergilir di berbagai kecamatan sehingga pembinaan dan gairah olahraga bola voli dapat tumbuh lebih merata di seluruh wilayah Kabupaten Barru.
Menutup sambutannya, Abustan mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen sebagai ajang mempererat persaudaraan.
"Jadikan event ini sebagai ajang meraih prestasi sekaligus memperkuat persaudaraan. Bertandinglah dengan sportif, saling menghormati, dan tunjukkan semangat kebersamaan," katanya.
Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2026 diikuti 25 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Barru. Pembukaan turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua I DPRD Kabupaten Barru yang juga Ketua PBVSI Barru, Sekretaris Daerah Barru, pengurus KONI, pimpinan organisasi perangkat daerah, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta para atlet, pelatih, ofisial, dan masyarakat.
