Bupati Barru Gandeng KKDB, Dorong Diaspora Berinvestasi dan Bangun Daerah


BARRU – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) di Rumah Jabatan Bupati, Senin, 13 Juli 2026. Pertemuan perdana setelah pelantikan kepengurusan KKDB itu difokuskan pada penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan warga Barru di perantauan untuk mendukung pembangunan daerah.


Ketua Umum DPP KKDB Tahir Burhan mengatakan organisasinya menghimpun masyarakat Barru yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, mulai Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. Menurut dia, potensi sumber daya manusia yang dimiliki diaspora Barru perlu diarahkan menjadi kekuatan nyata bagi pembangunan kampung halaman.


"Kami siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Barru. Seluruh potensi warga Barru di perantauan harus dapat berkontribusi untuk percepatan pembangunan daerah," kata Tahir.


Ia memaparkan sejumlah program yang tengah disiapkan KKDB, di antaranya pemberian beasiswa bagi putra-putri Barru, penguatan sektor pertanian melalui tenaga ahli asal Barru, serta mendorong para pengusaha perantauan berinvestasi di daerah asalnya.


Menanggapi hal itu, Andi Ina menyambut baik komitmen KKDB. Menurut dia, organisasi tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung antara potensi masyarakat Barru di luar daerah dengan kebutuhan pembangunan di Kabupaten Barru.


Pemerintah Kabupaten Barru, kata Andi Ina, membuka ruang kolaborasi di berbagai bidang, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, pertanian, investasi hingga penciptaan lapangan kerja.


"KKDB saya tempatkan sebagai mitra strategis pemerintah. Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun Kabupaten Barru agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera," ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Andi Ina juga mengajak para pengusaha asal Barru untuk mulai menanamkan investasi di kampung halaman. Pemerintah daerah, menurut dia, siap memberikan kemudahan selama proses investasi berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Ia menilai investasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat.


Bupati juga menjelaskan pemerintah daerah tengah mempercepat penyelesaian revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai upaya memberikan kepastian hukum bagi investor. Selain itu, komunikasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan untuk mendorong pengembangan kawasan industri tanpa mengabaikan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).


Andi Ina turut menyoroti potensi Pelabuhan Garongkong yang dinilai dapat menjadi penggerak ekonomi daerah apabila didukung investasi dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk KKDB.


"Kalau bukan kita yang membangun Barru, siapa lagi. Mari bergandengan tangan agar seluruh potensi daerah ini benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Barru," kata Andi Ina.


Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Barru Andi Syarifuddin, Asisten Administrasi Umum Setda Andi Muhammad Batara, Kepala Badan Kesbangpol Fadly R. Fawae, Kepala Dinas Pertanian Ahmad, Kepala Bagian Pemerintahan Akmaluddin, Sekretaris Jenderal KKDB Mas'ud Muhammadiyah, Bendahara Umum Ismail Iskandar, serta jajaran pengurus KKDB lainnya.

Previous Post Next Post