"Saya Titip Anak-Anak Ini..." Pesan Menyentuh Bupati Barru kepada Kepala Sekolah Rakyat


Barru – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, memberikan pesan khusus kepada Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Barru, Haris, S.Pd., M.Pd., saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Jumat (31/7/2026).


Di hadapan para tamu undangan, guru, orang tua, dan peserta didik, Bupati menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi Haris yang dipercaya memimpin Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Barru.


"Terima kasih Pak Kepala Sekolah, Pak Haris, S.Pd., M.Pd. Luar biasa. Terima kasih semangatnya," ujar Bupati yang disambut tepuk tangan para hadirin.


Menurut Bupati, mengelola Sekolah Rakyat bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi merupakan amanah besar untuk membentuk masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia meyakini setiap pengabdian yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang bernilai di sisi Allah SWT.


"Semangat, Pak Kepsek. Insya Allah amal jariyah akan Allah berikan atas semangat Pak Kepala Sekolah untuk mengurus anak-anak kita," tuturnya.


Pada kesempatan itu, Bupati juga menitipkan secara langsung seluruh peserta didik kepada Kepala Sekolah beserta jajaran guru agar mendidik mereka dengan penuh kasih sayang layaknya anak sendiri.


"Kepala Sekolah, saya titip anak-anak ini. Jadikanlah mereka sebagai anak kandung Ibu dan Bapak semuanya. Didik mereka dengan baik, ubah karakter mereka, jadikan mereka menjadi anak-anak yang berkarakter mulia. Itulah harapan orang tua mereka," pesannya.


Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten Barru bersama Wakil Bupati membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi pihak sekolah apabila menghadapi berbagai persoalan dalam penyelenggaraan pendidikan.


"Saya dan Pak Wakil membuka ruang yang seluas-luasnya. Jika ada hal yang memang harus dikomunikasikan kepada kami, segera komunikasikan. Jangan pernah berpikir bisa menyelesaikan sendiri, karena ini adalah tugas kita bersama," tegasnya.


Lebih lanjut, Andi Ina mengingatkan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari keberhasilan membentuk karakter dan mengubah masa depan para peserta didik. Karena itu, ia mengajak seluruh tenaga pendidik untuk menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan.


"Amal jariyah ada di tangan Ibu dan Bapak semua. Raihlah amal jariyah itu dengan tulus agar anak-anak ini mampu meraih masa depan yang lebih baik. Ketika mereka berhasil, mereka tidak akan pernah melupakan jasa para guru yang telah membimbing mereka," ujarnya.

Previous Post Next Post