Ketua IWO Toraja Kecam Pernyataan Ketua Panitia Soekarno Run Toraja Utara, Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan


Toraja Utara - Event Lari Soekarno Run Toraja Utara yang digelar DPD PDI Perjuangan Sulsel di Kabupaten Toraja Utara, Sabtu 22 Agustus 2026 lalu menuai sorotan.

 

Sorotan terhadap event yang dihadiri Politisi Nasional PDI Perjuangan Ganjar Pranowo tersebut ditujuhkan kepada Ketua Panitia Sriyanti Irene Pailang yang juga pengurus DPD PDI Perjuangan Sulsel.

 

Sorotan tersebut berkaitan dengan dugaan sikap tidak profesional dan tidak menghargai yang ditunjukkan ketua panitia kepada salah satu pihak yang diajak kerjasama dalam menyukseskan kegiatan tersebut yakni Media Partner.

 

Sriyanti Irene menyebut berita yang diterbitkan media partner tidak kelihatan serta tidak ada berita yang bagus.

 

“Setau saya berita yang naik tidak ada kelihatan, Dan tidak ada dari berita ini yang naik bagus beritanya” tulis Sriyanti Irene

 

Pernyataan tersebut disampaikan Sriyanti Irene melalui pesan WhatsApp kepada salah satu media partner acara tersebut, Senin 07 September 2026.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Irene saat Media Partner mengingatkan terkait kompensasi kerjasama yang belum diselesaikan sementara seluruh kewajiban pemberitaan yang telah disepakati telah diterbitkan oleh Media Partner.

 

Pernyataan tersebut mendapat kecaman dari Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Toraja Toto Balalembang.

 

Toto Balalembang menyebut pernyataan ketua panitia tidak menunjukkan sikap profesional dan penghargaan terhadap pihak yang diajak kerjasama. Pernyataan tersebut juga dinilai sangat merendahkan profesi wartawan dan tidak menghormati karya jurnalistik.

 

“Sebelum dilakukan kerjasama pasti ada pembicaraan dan kesepakatan, kenapa setelah acara selesai keluar kalimat tersebut, ini sangat merendahkan profesi jurnalis” tegas Toto Balalembang.

 

Toto Balalembang meminta Sriyanti Irene menarik ucapan tersebut dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Media di Toraja” tutur Toto

 

Toto juga meminta DPD PDI Perjuangan Sulsel selaku penyelenggara kegiatan mengevaluasi Kader atau Pengurusnya yang tidak profesional.

 

“Kami minta DPD PDI Perjuangan Sulsel evaluasi kader seperti ini” tutup Toto Balalembang.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua pelaksana Event Lari Soekarno Run Toraja Utara belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

 

أحدث أقدم