Perkuat Deteksi Dini, Rutan Pinrang Gelar Razia Gabungan TNI-Polri, 104 Orang Negatif Narkoba


Pinrang— Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pinrang, menggelar razia gabungan bersama aparat penegak hukum dari unsur TNI dan Polri, Senin (21/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat deteksi dini dan mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.

Razia dimulai pukul 08.30 Wita dan diawali dengan apel kesiapan petugas. Apel tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memberikan arahan sebelum penggeledahan kamar hunian warga binaan.

Dalam kegiatan itu, Rutan Pinrang melibatkan lima personel Polres Pinrang dan dua personel Kodim 1404 Pinrang. Dari unsur kepolisian, turut hadir Aipda Supirman, S.H. dari Sat Samapta Polres Pinrang, sedangkan unsur TNI diwakili Sertu Muhammad Afid dari Kodim 1404 Pinrang juga pelibatan rekan jurnalis dalam hal publikasi.

Penggeledahan dilakukan secara sistematis di empat kamar hunian, yakni Kamar 1, Kamar 2, Kamar 8, dan Kamar 10. Petugas memeriksa kamar serta barang-barang milik warga binaan yang berada di dalamnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang dinilai tidak diperbolehkan berada di kamar hunian. Namun tidak ditemukan adanya narkoba, handphone ilegal dan uang tunai. Seluruh barang tersebut kemudian diamankan, didata, dan diinventarisasi untuk selanjutnya ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Aipda Supirman dari Sat Samapta Polres Pinrang turut mendukung pelaksanaan razia sebagai bagian dari sinergi kepolisian dengan jajaran pemasyarakatan. Keterlibatan personel Polres Pinrang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan pengawasan bersama guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan.

Dari unsur TNI, Sertu Muhammad Afid dari Kodim 1404 Pinrang turut ambil bagian dalam pelaksanaan penggeledahan. Dukungan tersebut merupakan bentuk sinergi TNI dengan Rutan Pinrang dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif sekaligus mendukung langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Setelah razia selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine terhadap petugas dan warga binaan. Pemeriksaan dilakukan terhadap 54 pegawai Rutan Pinrang dan 50 warga binaan dari total 339 warga binaan yang berada di Rutan Pinrang. Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Perawat dari Rutan Pinrang

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif narkotika. Dengan demikian, 54 pegawai dan 50 warga binaan yang mengikuti tes urine pada kegiatan tersebut tidak menunjukkan hasil positif narkotika.
Kepala Rutan Kelas IIB Pinrang, Andi Erdiyangsah Bahar, mengatakan razia dan tes urine merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kondisi keamanan sekaligus mencegah masuknya barang-barang terlarang dan penyalahgunaan narkotika di dalam Rutan.

“Ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk komitmen kami untuk menjaga Rutan Pinrang tetap aman dan kondusif. Kami juga terus memperkuat sinergi dengan TNI dan Polri dalam pelaksanaan pengawasan dan pengamanan,” kata Andi.

Ia mengatakan hasil penggeledahan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pengawasan di lingkungan Rutan. Sementara barang-barang yang telah diamankan akan didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan, termasuk pemusnahan terhadap barang yang memenuhi kriteria untuk dimusnahkan.

Kegiatan razia gabungan dan tes urine tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Rutan Pinrang memastikan pengawasan dan deteksi dini akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

أحدث أقدم