Barru – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Barru mengikuti pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) IX PPP se-Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar secara daring, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat DPW PPP Sulawesi Selatan ini diikuti serentak oleh seluruh DPC se-Sulsel, termasuk DPC PPP Barru yang mengikuti dari Sekretariatnya di Plaza Mattirowalie, Kecamatan Barru.
Pembukaan Muscab secara resmi dilakukan oleh Ketua Umum DPP PPP, Muhammad Mardiono. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Muscab merupakan agenda konstitusional partai yang wajib dilaksanakan setiap lima tahun sebagai bagian dari siklus kepemimpinan berjenjang.
“Muscab ini adalah kebutuhan organisasi dan konstitusi partai dalam menjemput agenda lima tahunan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa seluruh proses konsolidasi partai harus bermuara pada kemenangan elektoral. Menurutnya, dalam sistem demokrasi, kekuasaan hanya dapat diraih melalui suara terbanyak di tempat pemungutan suara (TPS).
“PPP harus hadir di TPS. Kita tidak boleh lagi terjebak pada kerja sosial semata, tetapi harus bergerak pada kerja-kerja elektoral yang terukur,” tegasnya.
Selain itu, DPP PPP juga tengah mengembangkan sistem database berbasis teknologi informasi guna memperkuat strategi pemenangan pemilu, termasuk membaca kekuatan suara secara lebih akurat.
Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Ilham Arif Fauzi Amir Uskara, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPC periode 2021–2026 atas dedikasi dan kontribusi dalam membesarkan partai.
Ia menekankan pentingnya menjaga komitmen politik serta memperkenalkan konsep “EARN” sebagai arah gerak PPP ke depan, yang dimaknai sebagai upaya meraih hasil melalui kerja keras, usaha, dan prestasi.
“Kesempurnaan kepengurusan bukan hanya pada capaian, tetapi bagaimana kita menunaikan komitmen yang telah disepakati,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya pemberdayaan kader hingga tingkat bawah agar mesin partai semakin solid.
“Pengurus harus berdaya terlebih dahulu agar PPP bisa jaya. Mesin partai akan kuat jika kadernya aktif dan diberdayakan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Barru, Andi Wawo Mannojengi, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti arahan DPP dan DPW melalui pelaksanaan Muscab yang produktif dan terarah.
Ia menegaskan bahwa Muscab akan menjadi momentum untuk merumuskan program strategis sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang lebih adaptif dan kompeten.
“Kami berharap Muscab ini menghasilkan program-program yang konkret serta pemimpin yang lebih mampu bekerja dan memiliki kapasitas politik yang baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan besar agar kepengurusan baru mampu membawa PPP Barru tetap eksis dan meraih hasil maksimal pada Pemilu 2029.
“Target kita jelas, meraih suara sebanyak-banyaknya dan menambah kursi di DPRD Kabupaten Barru,” tambahnya.
Muscab IX PPP Sulawesi Selatan mengusung tema “Pengurus Berdaya, PPP Jaya”. Agenda utama meliputi pembentukan tim formatur yang akan menyusun kepengurusan baru di tingkat DPC, termasuk penentuan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.
Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan melahirkan kepengurusan yang solid, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan politik ke depan.
