Barru – Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Kesehatan terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait kewaspadaan terhadap penyakit campak, khususnya pada anak-anak, sebagai langkah preventif untuk menekan potensi penyebaran.
Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus morbillivirus dan menyebar melalui percikan ludah atau cairan pernapasan (droplet). Gejala yang umum muncul meliputi demam tinggi, batuk dan pilek, mata merah atau berair, serta ruam merah pada kulit yang menyebar dari wajah ke seluruh tubuh. Dalam beberapa kasus, juga ditemukan bercak putih di dalam rongga mulut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barru melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Jaslin, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa imunisasi menjadi langkah paling efektif dalam mencegah penyakit campak.
“Imunisasi, khususnya MR (Measles-Rubella), sangat penting untuk melindungi anak-anak dari risiko campak. Selain itu, masyarakat juga harus membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun dan mengonsumsi makanan bergizi,” ujarnya, Jumat (17/4/2026)
Ia menambahkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal. Upaya tersebut dinilai tidak hanya melindungi individu, tetapi juga mendukung terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity).
“Hal ini penting dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya penyakit serta meminimalisir risiko penyebarannya di tengah masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dinas Kesehatan Barru juga telah melakukan berbagai upaya penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Imbauan tersebut disampaikan melalui flyer yang telah dibagikan di grup-grup komunikasi masyarakat serta berbagai platform media sosial, guna memperluas jangkauan edukasi.
Masyarakat juga diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada campak, sehingga dapat dilakukan penanganan dini dan mencegah penularan lebih luas.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan, sehingga penyebaran penyakit campak dapat ditekan secara optimal.
