Barru — Suasana duka menyelimuti prosesi penerimaan dan pelepasan jenazah almarhumah Hj. Wahidah Mukhtar Khaliq, S.Pd, Kepala SD Inpres 33 Barru, yang berlangsung khidmat pada Rabu (15/04/2026). Pemerintah Kabupaten Barru, melalui Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Syarifuddin, S.IP., M.Si., hadir mewakili pemerintah daerah untuk memberikan penghormatan terakhir.
Almarhumah yang juga merupakan ibunda dari Camat Balusu, Andi Maya Novitasari, S.STP., M.Si., dikenang sebagai sosok pendidik yang penuh dedikasi dan pengabdian. Prosesi berlangsung penuh haru, dihadiri keluarga besar, jajaran pemerintah daerah, serta masyarakat yang turut mengantar kepergian beliau.
Dalam sambutannya, Plh Sekda menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Barru.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka atas kepergian almarhumah. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya, mengampuni dosa-dosanya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ucapnya.
Ia juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan, khususnya Camat Balusu Andi Maya Novitasari, agar diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi ujian tersebut.
Lebih jauh, Syarifuddin menegaskan bahwa kepergian almarhumah bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia pendidikan di Barru.
“Almarhumah adalah figur guru dan kepala sekolah yang telah mengabdikan diri dengan penuh tanggung jawab. Jasa dan pengabdiannya akan selalu menjadi bagian dari jejak pembangunan pendidikan di Barru,” ungkapnya.
Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama, mengiringi kepergian almarhumah dengan harapan terbaik—agar segala amal ibadahnya diterima dan ditempatkan di sisi Allah SWT.
Kepergian Hj. Wahidah meninggalkan duka mendalam, namun juga warisan keteladanan tentang pengabdian, dedikasi, dan cinta pada dunia pendidikan yang akan terus dikenang.
