Barru – Sebanyak 1.410 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ/TPA) dan pengajian tradisional dari tujuh kecamatan di Kabupaten Barru mengikuti Penamatan (Khatam) Al-Qur’an yang digelar di Masjid Agung Nurul Iman Barru, Kamis (25/6).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Asyura 10 Muharram 1448 Hijriah itu dihadiri Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan di luar daerah.
Dalam sambutannya, Abustan menyebut penamatan Al-Qur’an sebagai salah satu momen paling istimewa dalam dunia pendidikan. Menurutnya, Al-Qur’an bukan hanya bacaan, tetapi pedoman hidup yang menjadi petunjuk bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan.
“Di antara berbagai penamatan yang ada, penamatan Al-Qur'an adalah yang paling istimewa. Karena Al-Qur'an merupakan guidance atau petunjuk hidup kita dalam menjalani kehidupan di dunia dan insyaallah menjadi jalan keselamatan di akhirat,” kata Abustan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah membimbing dan mengarahkan anak-anak mereka untuk dekat dengan Al-Qur’an sejak usia dini. Menurutnya, kebiasaan membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an merupakan investasi terbaik bagi masa depan generasi muda.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah memasukkan anak-anaknya ke jalan yang benar. Membiasakan mereka dekat dengan Al-Qur'an sejak kecil merupakan investasi terbaik untuk masa depan mereka,” ujarnya.
Abustan menilai keberadaan TPA dan berbagai majelis pengajian memiliki peran penting sebagai benteng pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Pada kesempatan itu, ia juga memberikan penghargaan kepada para guru mengaji dan pengurus TPA yang selama ini mengabdikan diri dalam mendidik anak-anak di Kabupaten Barru.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru mengaji dan pengurus TPA yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan membimbing anak-anak kita. Peran mereka sangat besar dalam membentuk generasi Qurani di Kabupaten Barru,” katanya.
Abustan berharap perhatian terhadap kesejahteraan guru mengaji dapat terus ditingkatkan agar mereka semakin optimal menjalankan tugas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati Barru mengucapkan selamat kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan penamatan Al-Qur’an. Ia berpesan agar capaian tersebut tidak menjadi akhir dari proses belajar, melainkan menjadi langkah awal untuk semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Selamat kepada anak-anakku yang hari ini menamatkan Al-Qur'an. Jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Jangan berhenti belajar, teruslah membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya agar menjadi generasi yang membanggakan agama, daerah, dan bangsa,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, Dr. H. Irman, S.Ag., M.Si., berharap kegiatan penamatan Al-Qur’an yang digelar setiap Muharram dapat menjadi tradisi yang terus dilestarikan di Kabupaten Barru.
Menurut Irman, kegiatan tersebut tidak hanya menghidupkan kembali tradisi khatam Al-Qur’an yang telah lama dikenal masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
“Semoga khatam Al-Qur'an setiap Muharram ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk senantiasa membaca, memahami, dan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Barru, staf ahli bupati, para asisten Setda, Kabag Kesra Setda Barru, jajaran Kementerian Agama, TP PKK, Baznas, para camat, kepala KUA, pengurus LPTQ tingkat kabupaten dan kecamatan, serta sejumlah organisasi dan lembaga keagamaan lainnya.
