Bupati Barru: RPJMDes Harus Jadi Peta Jalan Membangun Desa, Selaras dengan Visi Barru Berkeadilan


Makassar – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Barru Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2026–2034 yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Barru di Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Kamis malam (16/7/2026).


Bimtek ini diikuti 11 kepala desa yang baru dilantik bersama tim penyusun RPJMDes dari masing-masing desa sebagai langkah strategis memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan delapan tahun ke depan yang berkualitas, terarah, dan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.


Dalam arahannya, Bupati Andi Ina menegaskan bahwa RPJMDes bukan sekadar dokumen administratif, melainkan peta jalan pembangunan desa yang akan menentukan arah kebijakan, program prioritas, dan kesejahteraan masyarakat selama masa jabatan kepala desa.


 "RPJMDes harus menjadi pedoman dalam menentukan arah pembangunan desa selama delapan tahun. Dokumen ini merupakan implementasi visi dan misi kepala desa yang diwujudkan melalui program-program nyata dan berpihak kepada masyarakat," tegas Bupati.


Bupati mengingatkan agar penyusunan RPJMDes dilakukan sesuai regulasi, disusun secara sistematis, partisipatif, dan berbasis data SDGs Desa, serta diselaraskan dengan RPJMD Kabupaten Barru dan prioritas pembangunan nasional, terutama percepatan penurunan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Ia juga meminta seluruh pemerintah desa melibatkan tokoh masyarakat, perempuan, pemuda, dan berbagai unsur lainnya dalam proses penyusunan agar program yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memiliki rasa kepemilikan bersama.


Menurut Bupati, desa merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Oleh karena itu, setiap RPJMDes harus menjadi instrumen yang mendukung terwujudnya visi "Barru Berkeadilan, Barru Maju Berkelanjutan, dan Barru Sejahtera Lebih Cepat."


Lebih lanjut, Bupati mengarahkan agar pemerintah desa memprioritaskan penguatan sektor pertanian, perikanan, pengembangan UMKM, optimalisasi BUMDes, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta mampu menangkap peluang investasi melalui pengembangan Kawasan Pelabuhan Garongkong sebagai gerbang ekonomi Kabupaten Barru sekaligus kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).


Ia juga mengingatkan pentingnya seluruh rencana pembangunan desa mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar pembangunan dan investasi berjalan sesuai peruntukan kawasan serta memiliki kepastian hukum.


Menutup arahannya, Bupati menginstruksikan DPMDPPKB bersama Bapperida Kabupaten Barru untuk mengawal penyusunan RPJMDes hingga benar-benar selaras dengan RPJMD Kabupaten Barru dan RTRW. Ia juga mengingatkan seluruh kepala desa agar menjaga integritas, berhati-hati dalam pengelolaan anggaran, serta memastikan seluruh bantuan pemerintah tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.


Sebelumnya, Kepala DPMDPPKB Kabupaten Barru Herman Jaya, S.IP., M.M. menjelaskan bahwa Bimtek ini merupakan tindak lanjut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 serta Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026, yang mengamanatkan penyusunan RPJMDes paling lambat tiga bulan setelah kepala desa dilantik.


"Sebelas kepala desa di Kabupaten Barru telah dilantik pada 26 Juni 2026. Karena itu, dokumen RPJMDes harus sudah selesai paling lambat 26 September 2026," jelas Herman.


Bimtek yang berlangsung selama empat hari, 16–19 Juli 2026, diikuti 44 peserta yang terdiri atas 11 kepala desa dan tiga orang tim penyusun dari masing-masing desa. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh desa mampu menghasilkan RPJMDes yang berkualitas, sinkron dengan arah pembangunan Kabupaten Barru, dan menjadi pedoman pembangunan desa selama delapan tahun mendatang.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPMDPPKB Kabupaten Barru, Kepala Bapperida Kabupaten Barru, serta 11 Kepala Desa yang baru dilantik beserta tim penyusun RPJMDes.

أحدث أقدم