Barru – Menumbuhkan keberanian berbicara dan kemampuan berpikir kritis sejak usia sekolah dasar menjadi fokus mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Balusu melalui program Parlemen Cilik di SDN 178 Barru, Desa Balusu, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Sabtu (18/7/2026).
Program ini menghadirkan pembelajaran yang dikemas secara interaktif dengan memperkenalkan nilai-nilai demokrasi, musyawarah, serta pentingnya menghargai perbedaan pendapat kepada siswa kelas IV, V, dan VI.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya komunikasi yang baik dan budaya bermusyawarah dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, para mahasiswa memandu simulasi sidang sederhana, di mana siswa berperan sebagai pimpinan sidang, penyampai pendapat, hingga peserta diskusi.
Melalui simulasi tersebut, siswa didorong untuk berani mengemukakan ide, menyampaikan solusi, serta belajar mendengarkan dan menghargai pandangan teman-temannya. Suasana belajar yang aktif dan menyenangkan membuat para peserta antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Penanggung jawab program, Muh. Syaiful Ilyas, mengatakan bahwa Parlemen Cilik dirancang sebagai sarana pembentukan karakter sekaligus penguatan keterampilan komunikasi anak.
"Parlemen Cilik kami hadirkan sebagai wadah bagi anak-anak untuk belajar menyampaikan pendapat dengan baik dan berani tampil di depan teman-temannya. Kami berharap pengalaman ini dapat meningkatkan rasa percaya diri sekaligus menumbuhkan sikap saling menghargai dalam berdiskusi," ujarnya.
Apresiasi juga datang dari pihak SDN 178 Barru yang menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar baru bagi para siswa.
"Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda. Anak-anak belajar berbicara, mendengarkan pendapat teman, serta menyampaikan gagasan dengan percaya diri. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi perkembangan karakter siswa," ujar salah seorang guru.
Melalui Program Parlemen Cilik, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap peserta didik tidak hanya memiliki keberanian menyampaikan aspirasi, tetapi juga mampu berpikir kritis, berkomunikasi secara efektif, serta menjunjung tinggi sikap saling menghormati dalam setiap proses berdiskusi. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah dasar.
